Selasa, 31 Januari 2012


Hargai Apa Yang Kita Miliki
Ditulis oleh: Anne Ahira

Yahya,

Pernahkah Yahya mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

   "It would be a blessing if each person
     could be blind and deaf for a few days
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
     experience the joy of sound".


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba Yahya bayangkan sejenak....

......Yahya menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Yahya melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu Yahya tidak bisa
melihat indahnya dunia, Yahya tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Yahya tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Yahya? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Yahya renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik


Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!
Ditulis Oleh: Anne Ahira

Yahya, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,
karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan
melelahkan.

'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa
menjadi masalah besar bagi sebagian orang!

Apakah Yahya termasuk yang demikian? :-)

Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol
kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,
sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!

Kesendirian bisa memiliki dua makna...

Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk
perasaan saja.

Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin Yahya pernah mengalami
hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan
rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain
sebagainya..!

Satu hal yang perlu Yahya ingat, kesendirian dengan arti
apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu
mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan
segala situasinya.

Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut :

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif
    yang sangat Yahya sukai, misalnya dengan membaca,
    menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan
    Yahya. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih
    menyenangkan!

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi
    impian Yahya dan belum sempat dilakukan. Yahya bisa
    membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman
    dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.

    Percaya, cara ini akan menyadarkan Yahya akan
    sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.
    Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi
    menyenangkan? ;-)

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang
    keinginan yang ingin Yahya wujudkan selagi masih
    hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali
    'keinginan gila' saat Yahya masih kecil? Atau mimpi-
    mimpi lain yang belum terlaksanakan?

    Saat itu Yahya akan sadar, ternyata banyak sekali
    hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!

4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal
    *utama* dan yang pertama yang harus Yahya lakukan...
    Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri Yahya.
    Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat
    keberadaan Yahya di dunia.

    Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
    kokoh kemampuan Yahya mengarungi kehidupan,
    dengan segala situasinya.

Intinya, jangan biarkan Yahya terjebak dalam kesendirian
dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya
berlarut-larut, hingga membuat Yahya putus asa.

Kalau Yahya mau membuka mata, kita sebenarnya tidak
pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar
kita.

Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa Yahya
jadikan teman, dan ajak bicara!

Jika Yahya mau terbuka, dalam kesendirian Yahya bisa
merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian Yahya bisa
menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,
dan memaksimalkan potensi yang Yahya miliki.

Dalam kesendirian pula Yahya bisa mengungkap
kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan
ego yang seringkali Yahya temukan di keramaian!

Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan
saja kepada setiap orang, termasuk kepada Yahya.

Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini Yahya sedang
dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri',
Yahya harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan!

Kelola-lah perasaan Yahya dengan baik, dan buatlah
kesendirian menjadilebih bermakna. :-)
Aku lagi sedih pengen curhat Akang

Terkenang masa-masa indah bersama
Saat kau selalu di sisiku
Tak berhenti membelai rambutku
Kau selalu ada untukku

Tapi keadaan yang sekarang menjadi berubah
Kau berubah disaat akau membutuhkanmu
Mengapa begini ?
Aku ingin seperti yang dulu

Mungkin karena aku berbeda dengan yang lainnya
Yang mempunya kelebihan
Tidak sepertiku yang ada hanyalah kekurangan
Tapi aku sangat ingin berubah

Merubah sifatku yang buruk ini
Aku ingin sekali diperhatikan oleh engkau
Mendapat pujian dari kau
Dan membangggakan engkau

Tapi apalah daya ini
Yang aku lakukan setiap hari hanya menangis

(suara hati neng Anggun Laras cantik)


aku tahu semua berjalan pada waktunya, namun aku juga tahu semua punya cara dan ciri sendiri sendiri ketika hati mulai merasa tersakiti, ketika jiwa mulai terasa merana, kucoba tuk buka hati buka mata, sadari jiwa. masih terlalu banyak hal yang jauh lebih penting untuk ku pikirkan dan kulakukan...aku harus tetap hidup. aku harus tetap berjalan. mungkin kamu tertawa penuh kebahagiaan saat aku tertatih, merintih antara senyum dan tangis.... antara tawa dan air mata....

Senin, 30 Januari 2012

Sedikit ungkapan perwakilan kesedihan hati, merananya jiwa lewat tulisan, rangkaian kata2, bait-bait puisi, kumpulan tulisan ungkapan jiwa. setidaknya akan mengobati dan sejenak melupakan beban pikiran..
mari berbagi tulisan ungkapan hati, mari bercerita gundahnya luapan jiwa... ...

ketika kesedihan datang, ketika murung dan gundah gulana mulai terasa mendera. langkah kaki seakan berat terasa, mata seakan sulit untuk terpejam. ruang ruang hati seakan tertutup semua untuk kita. hanya satu ruang hati kesedihan yg jelas dan nampak terbuka, dan kita asik berada di dalamnya. menikmati luka, duka sedih dan jauh dari tertawa....serasa Tuhan mulai tak adil dengan kita, sumpah serapah dan berbagai kutukan atas diri sendiri berhamburan begitu saja. 
............
kita lupa rekan sobat,....
kita punya banyak ruang hati.. ada ruang hati untuk orang tua, ada ruang hati untuk saudara, kakak, adik, guru, teman sahabat, pun ada ruang hati untuk pacar tercinta.  so... manakala satu ruang hati sedang terisi kesedihan, jangan lantas dan terus terjebak di dalamnya.. masih banyak ruang - ruang hati lain untuk kita isi dengan gembira, tertawa, bahagia, dan ceria... 
Jangan pendam masalah sampai dia membusuk, mari berbagi dan bercerita... 
CURHAT BARENG AKANG Yuuk...!!!

curhat bareng akang yuk rekan sobat

hidup ini tak selamanya berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. kadanga harapan dan kenyataan bertolak belakang. kecewa, tidak puas bahkan kadang putus asa mewarnai lembaran hidup kita. so.. jangan dipendam sendiri. masalah bukan mesin pembunuh semangat no. 1, buka hati, buka mata, berbagilah. setidaknya beban masalah dan gelisah hati sedikit terobati... sok lah.. CURHAT BARENG AKANG anything, everything, everyone....